1 Fuutaro Uesugi. Fuutarou Uesugi merupakan tokoh utama dalam serial Go Toubun no Hanayome, Seorang siswa sekolah menengah yang blak-blakan dan tidak memiliki teman yang sangat berbakat secara akademis, Fuutarou tinggal bersama saudara perempuan dan ayahnya di sebuah apartemen kecil. Dia serius dan berdedikasi pada upayanya dalam membantu para Menolakpermintaan pinjaman uang adalah hak setiap orang. Oleh karena itu, kamu nggak perlu merasa berdosa saat nggak bisa meminjamkan uang kepada teman atau kerabatmu. Ingat, kamu menabung dengan susah payah demi impian yang ingin kamu capai namun begitu saja lenyap karena dipinjam oleh kerabatmu apalagi untuk kepentingan hura - hura, foya Tagarterkinicom, Bangkalan - Gara-gara sakit hati lantaran pernah di usir dari rumah, seorang pria berinisial AR (23) warga Desa Tlangoh Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan di laporkan ke polisi. UmpanBalik II Setelah saudara membaca dan mempelajari bagian "Dasar Hukum Pemeriksaan" maka saudara diminta untuk mengerjakan soal-soal latihan. Dan berikut ini adalah umpan balik yang kami berikan. Apabila jawaban saudara banyak benarnya atau 80% (delan puluh persen) benar, maka saudara dapat melanjutnya ke bagian selanjutya. KumpulanBerita CARA MENOLAK PERMINTAAN TEMAN UNTUK MEMINJAM BARANG: 4 Cara Menolak Permintaan Teman untuk Meminjam Barang Soloposcom, SOLO-- Tak perlu bingung mencari seribu alasan, di bawah ini dijelaskan cara halus untuk menolak teman yang ingin utang kepada Anda.. Apalagi jika Anda hanya mempunyai uang pas-pasan saja, untuk meminjamkan uang kepada teman tentunya berpikir dua kali. Maka dari itu, untuk menolak permintaan teman tersebut, Anda bisa mengaplikasikan lima cara di bawah ini. . / / Tips Menolak Temen yang Ingin Meminjam Motor August 21, 2010 Mercon, Tips n Trick Postingan kali ini hanya sharing dan berdasarkan pengalaman pribadi selama setahun Mangkal di Jogja,,, yah, setidaknya bisa berguna buat bro semua yang merasa kendaraannya nggak suka dipinjem oleh orang yang kurang bertanggung jawab. Bukan mau ngajarin pelit lho,,, tapi simak dulu alesanya… Barangkali kita kesel motor kita dipinjem,,, iya kalo orang tersebut nggak punya motor kita masih maklum,,, lha ini kalo punya motor!, hmm… Kadang ada orang yang pinjem tapi nggak tau diri,,, misalnya nggak mau ngisi bensin, ato balik-balik ada lecet baru ditambah gaya berkendara yang merusak mesin. Wah, kadang bisa makan ati banget tuh ,,, nolak nggak enak ngasi pinjem juga bikin jengkel,,, disini ada 5 tips dari saya menolak secara wajar orang yang mau pinjem motor. 1. “Wah, gue mau jalan juga nih, sorry ya,,, , “ Kalo ini cara klasik,,, tapi kalo terus-terusan… pakai cara kedua. 2. “gak ada bensinya motor gue…” Sambil mata berbinar minta diisi bensin full, kalo dia bilang,,, “Wah, gue juga lagi bokek nih” biasanya dia cari motor lain yang ada bensinnya. 3. “Waduh,,, udah mau dipinjem ama bro maskur duluan misalnya, telat deh,,, dia juga mau ngisi pertamaxxx lho di motor gue…” si peminjam bakal berpikir lagi untuk kembali yang kedua kalinya. 4. Begitu Dia bersiap mau jalan dan pasti mau pinjem ke kita,,, jalan aja duluan ke warung ato ke mana gitu, gak perlu jauh jauh yang penting dia nggak tau kita disitu. Dia bakal ngira kita juga jalan. 5. Lebih spesifik,,, misalnya “Gue mau kencan nih” , atao “motornya mau dijual, jadi sebisa mungkin gak gue pake biar kilometernya dikit, harga jual makin tinggi deh…^_^”, bisa juga “lagi nunggu SMS nih, tar begitu dapet alamat gue mau jalan langsung”, pamungkasnya… “gak ada STNK nya lho…!!” dan lain-lain. Bonus Kalo ini cara andalan saya sendiri, bisa kok diikutin juga,,, silakan… ➡ hehehe… 1. Begitu ada tanda-tanda mau pinjem motor, saya gerak cepat duluan. Pura-pura manasin mesin sambil dandan dikit, barangkali temen bakal ngira kita mau jalan dan gak jadi pinjem, kalopun dia nanya… jawab aja “mau gue pake” 2. Begitu dia pinjem, jawab “Wah motor gue udah masuk masa servis nih, gue aja rela nggak jalan kalo gak penting, kasian motor gue udah ngerreepet mesinya minta ganti oli…” , Sekian dulu bro,,, kalo ada tambahan monggo ditambahin,,, silahkan dikomentari,,, semoga bermanfaat MnM – Bali Island Jakarta - Menolak tawaran pinjaman dana? Mudah. Jika tidak butuh uang, tidak kepepet dan tidak gengsi tentu Anda bisa langsung menolak tanpa pikir panjang. Tetapi bagaimana jika teman atau keluarga atau bahkan kerabat dekat Anda datang kepada Anda untuk meminta bantuan pinjaman uang, bisakah Anda menolak? Uang adalah hal yang tentunya bisa menimbulkan dilema, di mana Anda ingin membantu mereka yang sedang dalam kesulitan. Mungkin ada juga sedikit kekuatiran di mana bisa saja di masa depan kondisinya berbalik, Anda yang butuh bantuan. Tentunya Anda ingin mendapatkan bantuan yang sama. Di sisi lainnya, Anda juga punya rencana keuangan sendiri. Mungkin Anda memiliki simpanan/tabungan, namun sudah ada peruntukannya atau belum waktunya dicairkan. Timbul juga kekuatiran bisakah si peminjam mengembalikan tepat waktu sebelum Anda membutuhkan dananya? Akan sulitkah ditagih? Risiko lain, pinjam meminjam uang juga bisa merusak hubungan pertemanan bahkan persaudaraan. Tidak jarang orang yang meminjamkan uang justru lebih sungkan untuk menagih daripada orang yang pinjam uang. Lalu harus bagaimana?Jika Anda benar-benar tidak ingin membantu mereka, bisa jadi karena peminjam ini memiliki track record yang buruk, misalnya sudah beberapa kali meminjam uang kepada rekan Anda yang lain dan tidak dikembalikan/sulit ditagih, bahkan digunakan untuk membeli barang mewah atau pergi liburan tanpa terlebih dahulu membayar utangnya, maka Anda harus bisa menolaknya. Berikut cara-cara yang bisa Anda gunakan untuk Beberapa orang tidak bisa menolak permintaan peminjaman uang. Mereka biasanya menjadi tujuan peminjaman uang bagi keluarga/teman-teman di sekitarnya. Mungkin Anda juga kenal orang-orang seperti ini? Hal ini terjadi tentunya bukan dalam sekejap, melainkan terjadi berulang-ulang seperti kebiasaan, sehingga lama-kelamaan orang-orang sekitarnya mengetahui bahwa si X mudah dipinjami uang. Jika Anda bukan X dan tidak ingin menjadi X, Anda harus belajar menolak dengan tegas, katakan bahwa Anda punya aturan untuk tidak meminjamkan uang kepada siapapun, titik. Dengan demikian si peminjam tidak akan merasa bahwa dia ditolak karena dirinya tapi karena memang aturan Anda sama untuk siapapun yang ingin meminjam uang. Hal ini juga mencegah peminjam akan kembali kepada Anda untuk mencoba meminjam uang lagi Jika Anda sudah menikah, Anda bisa menggunakan pasangan sebagai alasan. Suami/istri Anda yang mengatur seluruh keuangan sehingga sulit bagi Anda untuk mencairkan dana untuk dipinjam. Alasan ini bisa digunakan jika si peminjam tidak kenal/akrab dengan pasangan Anda sehingga tidak ada akses bagi peminjam untuk berkomunikasi ke pasangan Mintalah waktu untuk berpikir. Katakan kepada peminjam bahwa Anda butuh waktu satu hari untuk berpikir bisakah Anda mengambil dana untuk mereka dari keuangan pribadi Anda. Hal ini akan mengurangi tekanan untuk mengambil keputusan dalam waktu yang singkat, juga memberikan kesempatan untuk benar-benar berpikir risiko meminjamkan uang kepada mereka. 4. Tolak dengan tidak menjelaskan alasan. Uang Anda adalah hak dan privasi Anda, Anda punya hak untuk tidak menceritakan kondisi keuangan Anda kepada orang lain, apalagi orang yang tidak Anda percaya. Cukup dengan "Mohon maaf ya, saat ini saya tidak dalam posisi untuk bisa meminjamkan uang." Jika ditanya alasannya, cukup jawab bahwa ini adalah alasan pribadi. 5. Untuk menghindari jadi objek peminjaman uang, jangan pernah menceritakan kondisi keuangan Anda kepada teman atau keluarga, apalagi jika Anda baru saja mendapat rejeki atau bonus atau bahwa Anda punya dana nganggur, misalnya. Jika terpaksa, Anda bisa menggambarkan keuangan Anda misalnya dengan kata-kata, "Yah cukuplah untuk hidup dan sekolah anak-anak."Bagaimana jika terlanjur mudah meminjamkan uang ke orang? Bisakah uang pinjaman yang saat ini ada di tangan orang lain dianggap tabungan?Pilihan ada di tangan Anda. Jika tidak keberatan menjadi sumber pinjaman namun tetap ingin menabung, Anda bisa menentukan batas berapa banyak uang Anda yang "beredar". Buat satu tabungan atau rekening khusus pinjaman, batas pengisiannya misalnya 1x gaji. Jika ada yang ingin meminjam, ambil dari rekening tersebut. Saat tidak ada sisa, berarti "anggaran" pinjaman Anda sudah habis, Anda tidak bisa meminjamkan uang lagi ke orang lain, kecuali menunggu peminjam saat ini mengembalikan uang untuk menganggap piutang adalah tabungan. Bagaimana jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan Anda butuh uang sesegera mungkin? Bisakah si peminjam langsung mengembalikan uang Anda? Dari mana Anda akan mengambil uang cash selain mengandalkan uang yang sedang Anda pinjamkan? Tabungan pribadi untuk dana darurat tetap dibutuhkan. Pisahkan uang pribadi dan uang untuk dipinjamkan. Masih sulit juga? Belajar di workshop yang dilakukan baik oleh AAM & Associates maupun IARFC Indonesia workshop Kaya Raya Dengan Reksa Dana Januari 2018 buka di sini Untuk belajar mengelola gaji bulanan bisa ikut workshop CPMM, info di sini untuk ilmu yang lengkap, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan ikutan workshop Basic Financial Planning info lihat di sini itu bisa juga bergabung di akun telegram group kami dengan nama Seputar Keuangan atau klik di sini hanyalah solusi sementara. Apabila Anda sudah kapok meminjamkan uang, belajarlah menolak dengan tegas. Uang Anda adalah hak Anda. Ingatlah bahwa "Uang tidak ada saudaranya." ang/ang Pinjam-meminjam uang merupakan hal yang lumrah. Seringkali terjadi diantara hubungan keluarga, pertemanan bahkan hubungan bisnis apalagi. Jika konteksnya hubungan bisnis tidak jadi masalah karena biasanya pinjam-meminjam uang akan dibarengi dengan jaminan dan perjanjian yang sifatnya mengikat para pihak. Fungsi jaminan ini adalah untuk meyakinkan pada pihak kreditur bahwa peminjam uang atau debitur mereka akan berusaha mengembalikan pinjamannya dengan tepat waktu. Namun jika debitur gagal memenuhi kesepakatan, kreditur tidak perlu khawatir karena ada jaminan debitur yang dapat dipakai untuk menutupi jumlah pinjaman pihak debitur. Itu tadi jika pinjaman dalam dunia bisnis. Aturannya sudah jelas yang memang dibuat sedemikian rupa untuk memastikan para pihak merasa aman dengan transaksi tersebut. Lalu bagaimana dengan pinjam-meminjam uang di luar hubungan bisnis. Dalam hal ini hubungan yang lebih personal seperti hubungan keluarga, pertemanan atau bahkan hubungan pribadi. Terkadang pinjam-meminjam uang dalam hubungan yang lebih personal lebih sulit untuk menetapkan hal-hal apa saja yang semestinya disepakati oleh para pihak. Mungkin karena adanya faktor keterikatan emosional didalamnya. Lain halnya dengan hubungan bisnis yang jelas batasannya. Jika seorang keluarga datang kepada Anda untuk meminta bantuan pinjaman uang, bukan tidak mungkin Anda pasti pernah merasakan rasa tidak enak jika harus menolaknya bukan ? Hal tersebut wajar adanya. Ada perasaan yang bermain didalamnya. Membantunya dengan memberikan pinjaman uang tentu suatu hal yang baik, jika memang Anda sedang dalam keadaan lapang. Lain halnya jika Anda juga dalam kondisi mengencangkan ikat pinggang. Tentu serba salah. Di satu sisi ingin membantu, di sisi lain ada kepentingan pribadi yang mungkin sebaiknya diprioritaskan terlebih dahulu. Menolak membantu bukanlah hal yang buruk jika memang kondisinya memaksa demikian. Namun alangkah baiknya jika saat Anda menolak tetap dengan cara yang sopan agar tidak menyakiti perasaan orang. Cara Menolak Seseorang yang Bermaksud Meminjam Uang Katakan Bahwa Dana Anda Sedang Pas Tidak masalah mengatakan pada seseorang yang akan meminjam uang Anda bahwa saat ini dana yang Anda punya pun terbatas. Jangan ragu untuk mengatakan Anda sebelumnya telah memperhitungkan peruntukan dana yang Anda miliki dan semua uang Anda sudah dialokasikan pada posnya masing-masing. Anda tidak perlu lagi menjelaskan untuk apa saja peruntukan dana yang Anda punya. Orang lain tidak perlu mengetahui isi dapur Anda terlalu dalam. Setidaknya dengan alasan ini Anda hanya bermaksud menyampaikan bahwa Anda memang tidak punya kelebihan uang untuk membantunya. Kalimat di bawah ini dapat menjadi jalan keluar Anda saat menyampaikan alasan ini “I’m so sorry, I can’t help you this time. I have no extra budget for this month.” Saya minta maaf tidak dapat membantumu kali ini. Saya tidak punya kelebihan dana untuk bulan ini “I’m so sorry, but I’m on a very tight budget this month” Saya minta maaf, tapi danaku pas-pasan bulan ini Katakan Bahwa Keuangan Anda Diatur Pasangan Anda Alasan ini hanya berlaku jika Anda memang telah memiliki pasangan, dalam hal ini adalah suami atau istri. Tidak ada salahnya untuk mengatakan pada seseorang yang akan meminjam uang Anda bahwa keuangan dalam rumah tangga diatur oleh pasangan Anda. Beberapa pasangan memang memutuskan untuk mengatur keuangan rumah tangganya dengan cara seperti ini. Urusan keuangan fokus dipegang oleh satu pihak. Dengan alasan ini setidaknya Anda dapat berharap orang yang akan meminjam uang pada Anda akan merasa segan. Segan untuk menyampaikan maksudnya ke pasangan Anda. Apalagi jika orang tersebut tidak akrab dengan pasangan Anda. Anda dapat mengatakan kalimat di bawah ini “I’m so sorry, I can’t help you since my husband/wife is the one who in charge of the finances.” Saya minta maaf, Saya tidak dapat membantumu karena suamiku/istriku satu-satunya yang bertanggung jawab untuk keuangan Sarankan untuk Menjual Barang Milik Mereka Ada kalanya orang-orang yang meminjam uang melakukannya dengan terpaksa. Jika kita memosisikan diri disituasinya, kita pun tentu akan merasakan perasaan tidak nyaman saat terpaksa meminjam uang. Tentu ada beragam alasan dibalik tindakannya. Mungkin karena tidak punya jalan keluar lain selain meminjam uang. Atau bisa jadi karena terdesak waktu sehingga memilih untuk meminjam sebagai solusi paling cepat. Orang-orang yang terdesak seringkali memilih solusi paling cepat sebagai jalan keluar masalahnya. Jangan heran karena kondisi terdesak akan membuat orang tertekan dan terbebani. Jika memang Anda tidak bisa membantunya untuk meminjamkan uang, mungkin ada baiknya bantu dalam hal lain. Salah satunya dengan memberi saran untuk menjual barang yang mereka miliki. Saat memberi saran ini sebaiknya Anda juga membantu untuk mencarikan pembeli atau cara untuk menjual barangnya. Katakan hal ini pada mereka yang bermaksud meminjam uang Anda “Since I can’t help you with the money, how about I suggest you to sell some of your stuff ? I will help to find some people who want to buy them or sell them for you.” Karena Saya tidak bisa membantumu dengan uang, bagaimana kalau Saya sarankan padamu untuk menjual beberapa barangmu ? Saya akan membantu mencarikan pembeli atau menjualkannya untukmu Sarankan Alternatif Pinjaman Lainnya Di jaman serba daring ini apapun tersedia. Bahkan pinjaman dalam bentuk daring pun ada. Biasanya dengan syarat-syarat yang tidak terlalu susah Anda sudah bisa mendapatkan pinjaman uang dengan batas tertentu. Jenis pinjaman seperti ini memang akan terasa sangat membantu saat berada dalam kondisi yang terdesak. Namun tentu dengan berbagai macam persyaratan yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Meskipun begitu biasanya syaratnya tidak seperti meminjam uang dari bank konvensional. Namun langkah ini adalah alternatif terakhir yang bisa Anda sarankan jika memang Anda tidak dapat membantu dan tidak ada cara lain untuk mengatasi masalahnya. Anda dapat mengucapkan kalimat berikut saat menyarankan hal ini “I’m so sorry I can’t help you, but have you ever thought about lending companies online ? But I suggest you to think about it thoroughly before borrowing money from them.” Saya minta maaf Saya tidak bisa membantumu, tapi pernahkah terlintas di pikiranmu tentang perusahaan peminjaman daring ? Tapi Saya sarankan untuk memikirkannya dengan matang sebelum meminjam uang dari mereka Berikan Hadiah Sekilas Anda pasti bingung dengan saran ini bukan ? Memberikan hadiah tapi tidak bisa meminjamkannya uang ? Satu hal yang kontradiktif jika dipikirkan. Namun maksud dari saran ini adalah jika orang yang akan meminjam uang pada Anda mungkin saja sedang berulangtahun atau akan berulangtahun, tidak ada salahnya jika hadiah yang akan Anda berikan diganti dengan uang tunai. Dengan cara ini setidaknya Anda terhindarkan dari memberikan hadiah yang belum tentu dibutuhkannya disamping itu sedikit membantunya dalam hal uang. Kalimat di bawah ini dapat menjadi pilihan Anda saat menggunakan saran ini “It’s your birthday and since I can’t help you with the money you asked for, I decided to give you some money as the gift. I’m so sorry if this is not that much. Hope you understand.” Ini adalah hari ulang tahun Anda dan karena Saya tidak bisa membantu Anda dengan meminjamkan uang, Saya putuskan memberikan Anda uang sebagai hadiah ulang tahun. Saya minta maaf jika tidak cukup. Saya harap Anda mengerti Tips Saat Menolak Meminjamkan Uang Tanpa Mengecewakan Si Peminjam Jangan Merasa Tertekan Hal yang pertama yang seharusnya Anda tanamkan pada diri Anda sendiri adalah jangan merasa terbebani dengan permintaan keluarga, teman atau pasangan Anda jika mereka memutuskan meminjam uang dari Anda. Anda bukanlah yang pertama mengalami hal ini. Ada banyak orang di luar sana yang pernah mengalami hal serupa. Selain itu, permintaan tolong seseorang pada kita memang tidak seharusnya menjadikan beban bagi kita. Hal ini karena hal tersebut bukanlah kewajiban kita. Meskipun membantunya tentu akan lebih baik. Namun ingat bahwa Anda juga punya kepentingan pribadi yang semestinya didahulukan. Berikan Respon Dalam 24 Jam Saat seseorang meminta bantuan Anda untuk meminjam uang, sepintas mungkin terlintas di benak Anda untuk membantunya. Namun, dana yang juga pas-pasan tidak memungkinkan untuk itu. Jika Anda berada dalam situasi seperti ini jangan biarkan pikiran-pikiran tersebut mengganggu Anda terlalu lama. Selain karena hanya akan menambah pikiran Anda untuk hal-hal yang pada akhirnya tidak bermanfaat untuk Anda sendiri. Untuk itu jangan berlarut-larut memikirkan permintaan tolong tersebut. Jika memang Anda tidak bisa membantu, langsung katakan fakta yang ada. Semakin Anda mengulur waktu, orang yang bermaksud meminjam uang pun juga akan tetap menggantungkan harapannya pada Anda. Singkat, Padat dan Jelas Usahakan jangan berbelit-belit saat menolak seseorang yang meminjam uang pada Anda. Anda tidak perlu menjelaskan panjang lebar alasan mengapa Anda menolaknya. Lagipula bagi orang yang Anda tolak, yang butuh Ia dengar dan tahu adalah apakah Anda akan meminjamkannya atau tidak. Saat Anda menjelaskan alasannya, bukan tidak mungkin orang yang bermaksud meminjam uang Anda malah akan menemukan celah untuk memaksa Anda memenuhi permintaanya. Lebih baik gunakan prinsip singkat, padat dan jelas saat terpaksa menolak permintaan seseorang untuk meminjam uang. Jangan Berjanji Jika Tak Bisa Menepati Jangan sekali-kali menjanjikan untuk memberinya pinjaman uang jika memang Anda tahu tidak akan bisa menepatinya. Hal ini akan membuat seseorang berharap banyak pada Anda. Anda tentu tidak ingin membuatnya kecewa berkali-kali dengan menemui kenyataan bahwa pada akhirnya Anda tidak bisa memenuhi janji Anda. Antisipasi Timbulnya Rasa Marah dan Kecewa Seseorang yang mengalami penolakan tentu akan merasakan marah dan kecewa. Apalagi jika penolakan tersebut datang dari orang terdekatnya. Begitu juga dalam hal ini. Seseorang yang sedang dalam kesulitan keuangan dan berharap kerabat atau teman dekatnya bersedia membantunya dengan meminjamkan uang akan merasa kecewa dan marah saat menghadapi kenyataan tidak seperti harapannya. Untuk itu Anda sebagai pihak yang akan dimintai tolong oleh saudara, teman atau bahkan pasangan Anda sendiri, bersiaplah dengan perasaan tidak nyaman yang timbul karena telah membuat saudara, teman atau pasangan Anda kecewa saat tidak mampu membantu kesulitan keuangan mereka. Hal ini sangat lumrah. Anda mungkin akan merasakan hal yang sama jika berada di posisi mereka. Pada kenyataannya terkadang pinjam-meminjam uang di antara keluarga, teman atau bahkan pasangan juga dapat mengarah ke sesuatu yang serba salah. Apalagi saat tiba jatuh tempo dan Anda ingin menagihnya. Anda yang meminjamkan uang tentu memiliki hak untuk menagih hak Anda, namun pada banyak kesempatan sulit untuk melakukannya. Apalagi jika yang meminjam uang memiliki hubungan personal dengan Anda. Untuk itu bijaklah menyikapi masalah ini. Pikirkan matang-matang langkah apa yang akan ambil. Selamat mencoba. Utang bisa menjadi salah satu akar rusaknya persahabatan. Beberapa orang memilih untuk menghindari utang dalam hubungan pertemanan. Oleh karena itu, banyak orang yang mencari cara yang baik saat menolak teman pinjam uang. Bukan tanpa alasan, lho! Terkadang, apabila temanmu berutang padamu, kamu bisa merasa tidak enak dalam menagihnya. Alih-alih kembali, mau tidak mau, uangmu pun kamu ikhlaskan begitu saja. Inilah yang dapat meretakkan hubunganmu dengan sahabat. Tentu saja, masih banyak alasan lain di balik rasa enggan meminjamkan uang. Bagaimana denganmu sendiri? Apa yang membuatmu ragu meminjamkan uang pada kawan? Tenang saja, perasaan ini bisa hilang dengan cara menolak permintaannya. Namun, banyak orang yang kerap merasa tak enak hati melakukannya. Nah, kamu tak perlu khawatir lagi. Melansir Money under 30 dan Money Crashers, inilah kiat-kiat menolak permintaan pinjam uang dari kawan. Cara Menolak Teman Pinjam Uang 1. Tanyakan dulu untuk apa © Setelah kamu dihubungi untuk dipinjami uang, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah bertanya, untuk apa uang itu akan digunakan oleh temanmu. Ini merupakan cara menghargainya dan upaya darimu untuk memahami motif di balik niatnya berutang. Bagaimana jika ternyata kebutuhannya sangat penting dan mendesak? 2. Minta waktu untuk berpikir © Setelah mengetahui mengapa ia ingin meminjam uang, langkah selanjutnya adalah meminta waktu darinya. Misalnya, katakan bahwa kamu akan memberi jawaban dalam 24 jam. Dengan melakukan salah satu cara menolak teman pinjam uang ini, kamu bisa berpikir lebih objektif dan jernih. Selain itu, kamu juga bisa memiliki alasan yang lebih kuat dan logis saat menolak permintaan utang. 3. Jelaskan mengapa kamu tidak bisa meminjamkan uang © Nah, kamu juga wajib memberi penjelasan dan alasan logis mengapa kamu tidak bisa meminjamkan uang padanya. Alasan yang logis bisa membuat temanmu memahami bahwa kamu memang benar-benar belum bisa membantunya. Dengan begitu, kesalahpahaman antara kamu dan temanmu bisa dihindari. 4. Beri alternatif solusi © Jika memang kamu ingin menolak permintaan utang teman, beri ia alternatif solusi selain meminjam uang darimu. Misalnya, temanmu ternyata memiliki bakat untuk menggambar ilustrasi. Ajaklah ia membuka jasa ilustrasi untuk mendapatkan uang. Kamu juga bisa membantu temanmu menjual barang-barang bekasnya sebagai alternatif jalan keluar. 5. Jangan beri ia janji jika tidak bisa menepati © Kadang, karena merasa tidak enak, kita memberi janji terkait uang pada teman. Misalnya, “mungkin nanti setelah gajian”, atau “nanti setelah utangku sendiri lunas, uang untukmu mungkin ada”. Janji-janji ini bisa jadi membuat temanmu merasa bahwa kamu sebenarnya peduli dengannya. Kamu menolak pinjamannya karena memang belum memiliki rezeki lebih. Sayangnya, janji ini justru bisa jadi bumerang jika kamu memang belum yakin bisa menepatinya. Bagaimana jika ia meminta pinjaman lagi, tapi kamu belum bisa memberikannya? Apa yang akan kamu katakan kepadanya? Jadi, hindari hal ini, ya! 6. Tegaskan dengan cara yang baik © Setelah ditolak, beberapa orang akan mengeluarkan sejumlah kalimat persuasif agar kamu luluh dan akhirnya mau memberi utang. Oleh karena itu, tekankan ketidakmampuanmu dengan cara yang baik saat menolak teman pinjam uang. Dengan begini, orang tesebut akan merasa tidak enak apabila terus-menerus merayumu untuk memberinya utang. 7. Hindari rasa bersalah © Kadang, kamu merasa tidak menjadi teman yang baik saat tidak bisa menolongnya dengan memberi pinjaman uang. Ingat, selalu ada pilihan solusi untuk masalah, termasuk masalah dari temanmu. Memaksakan diri untuk menolong meski tidak mampu justru bisa memicu masalah baru, alih-alih menyelesaikan masalah yang ada. 8. Jelaskan prioritasmu © Menurut MoneyMax, salah satu cara ampuh menolak teman yang ingin pinjam uang adalah dengan menjelaskan prioritasmu. Hal tersebut akan membuat alasanmu lebih kuat ketika menolak teman yang ingin meminjam uang. Selain itu, kamu pun tidak akan bisa membantu orang lain secara finansial jika dirimu tidak tahu cara mengatur keuangan sendiri dengan baik. 9. Balikkan situasi © Salah satu cara lain yang bisa kamu lakukan untuk menolak teman yang meminjam uang adalah dengan membalikkan situasi. Misalkan, jika ada teman yang ingin meminjam uang padamu, beri tahu bahwa kamu pun berniat untuk melakukan hal serupa. Namun, Imoney juga mengingatkan jika cara ini baru bisa kamu lakukan jika temanmu sudah melewati batas wajar saat meminjam uang. 10. Beritahu bahwa uangmu sudah diinvestasikan © Cara lain untuk menolak teman atau keluarga yang pinjam uang adalah dengan memberi tahu mereka bahwa uangmu sudah diinvestasikan. Tentunya, kamu bisa saja merugi ketika langsung mencairkan uang yang baru diinvestasikan. Tidak hanya itu, beberapa investasi seperti deposito juga melarangmu untuk mengambil uang dalam jangka waktu tertentu. Sehingga, kamu pun bisa memberi tahu bahwa memberi pinjaman uang ke teman atau keluarga adalah hal yang tidak memungkinkan. Itulah tujuh cara menolak teman pinjam uang dengan baik. Dengan menerapkan tips ini, kamu bisa menjaga hubungan pertemanan tanpa merasa dirugikan karena masalah utang. Berkata tidak bukan berarti jahat atau tidak peduli, melainkan tanda bahwa kamu tahu batasan diri. Ini merupakan hal yang baik. Tahukah kamu, bingung dengan cara menolak memberi utang hanyalah sebagian kecil dari berbagai masalah keuangan yang bisa saja kamu hadapi. Untuk menjaga diri dari kemungkinan masalah, kamu bisa membekali diri lewat berbagai informasi finansial. Nah, Glints siap mengirimkannya langsung ke emailmu melalui newsletter blog Glints. Dengan selalu memperkaya diri dengan pengetahuan baru, masalah keuangan bisa kamu cegah atau atasi dengan mudah. Sebagai bonus, kamu juga akan mendapat kabar terbaru seputar karier dan pekerjaan, lho! Tunggu apa lagi, langganan gratis sekarang, ya! How to Refuse Lending Money to Family & Friends Money Manners How to Say No Nicely When Friends and Family Ask for Money Break It to Them Gently How to Say No When Someone Asks to Borrow Money How To Say “No” To Lending Money To Family And Friends Veja como impedir que pessoas desconhecidas enviem solicitações de amizade para o seu perfil no Facebook. O aplicativo do Facebook para celular permite definir quem pode enviar solicitações de amizade para o usuário. A função, disponível na versão para iPhone iOS e smartphone com Android do app, é ideal para pessoas que não querem receber solicitações de amizade de desconhecidos. Dessa maneira, a pessoa que não possuir amigos em comum com você não pode enviar um pedido de amizade. Para saber o passo a passo de como usar o recurso e manter pessoas desconhecidas sem acesso ao conteúdo destinado aos seus amigos no Facebook, confira o tutorial que preparamos. Facebook impeça solicitações de amizade de desconhecidos no celular Foto Luciana Maline/TechTudo — Foto TechTudo Aplicativo do TechTudo receba dicas e notícias de tecnologia no seu celular No Android Passo 1. Abra o Facebook e toque sobre o ícone de três barras no canto superior direito da tela. Em seguida, acesse “Configurações da conta”. Caminho para acessar as configurações da conta do Facebook para Android Foto Reprodução/Marvin Costa — Foto TechTudo Passo 2. Em “Privacidade”, acesse a opção "Quem pode lhe enviar solicitações de amizade?". Caminho para acessar as opções de privacidade para solicitações de amizade Foto Reprodução/Marvin Costa — Foto TechTudo Passo 3. Para finalizar, toque na opção “Amigos de amigos”. Opção para definir para amigos de amigos a possibilidade de envio de solicitações de amizade no Facebook para Android Foto Reprodução/Marvin Costa — Foto TechTudo No iPhone iOS Passo 1. Na tela inicial do aplicativo, toque no ícone de três barras, no canto inferior direito da tela. Em seguida, toque em “Configurações”. Caminho para as configurações de uma conta do Facebook para iPhone Foto Reprodução/Marvin Costa — Foto TechTudo Passo 2. Acesse “Configurações da conta” e, em seguida, a opção “Privacidade”. Acesso para as configurações de privacidade do Facebook para iPhone Foto Reprodução/Marvin Costa — Foto TechTudo Passo 3. Toque em “Quem pode lhe enviar solicitações de amizade? “. Feito isso, marque a opção “Amigos de amigos” para finalizar a configuração. Opção para redefinir a privacidade para novos pedidos de amizade no Facebook para iPhone Foto Reprodução/Marvin Costa — Foto TechTudo Aproveite a dica e garanta mais privacidade em seu perfil do Facebook pelo celular. Facebook Redes sociais Kamu pernah nggak sih, tiba-tiba diajak temanmu untuk pergi keluar atau ke suatu tempat, padahal saat itu kamu lagi ada banyak kerjaan atau emang lagi males buat keluar. Tapi di sisi lain, kamu bingung, gimana caranya agar temanmu nggak sakit hati, pas kamu tolak ajakannya. Buat kamu yang pernah ngalamin hal kaya gitu, mungkin cara-cara di bawah ini bisa membantu kamu supaya nggak takut lagi buat menolak ajakan teman, ketika kamu emang lagi nggak bisa buat nemenin. 1. Jangan merasa nggak enak untuk berkata “Tidak” Jangan membohongi diri sendiri maupun teman kamu, ketika kamu memang merasa tidak bisa memenuhi permintaannya untuk ditemani pergi ke suatu tempat. Kamu juga memiliki hak untuk menolak ajakan teman kamu dan tidak mengiyakan semua yang temanmu mau. Sampaikan saja langsung dengan jelas alasan mengapa kamu tidak bisa menemaninya. 2. Jangan minta maaf ketika kamu nggak bersalah Agar tidak menyalahkan diri sendiri, jangan mengucapkan kata maaf’ ketika kamu menolak ajakan teman kamu, namun sebaiknya diganti dengan kata terima kasih’. Misalnya terima kasih karena sudah mengajakmu untuk pergi, katakan saja jika kamu sudah memiliki agenda lain, sehingga belum bisa menerima ajakan teman kamu. Hal itu membuatmu terlihat lebih menghargai teman dan tentunya tidak membebani dirimu akibat perasaan bersalah. 3. Beri batasan Walaupun itu merupakan teman terdekat kamu sekalipun, harus tetap ada batasan antara kamu dengan dirinya. Batasan itu dibuat agar kamu dan temanmu bisa saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Ungkapkan secara jujur apa hal yang membuatmu nyaman dan apa hal yang membuatmu menjadi tidak nyaman. Dengan begitu kamu bisa menjalin pertemanan yang sehat tanpa adanya tekanan. 4. Jangan mengulur waktu Jika kamu memang tidak bisa memenuhi ajakan temanmu, segera beritahu dia. Jangan sampai mengulur waktu untuk mencari alasan-alasan lain. Bicaralah apa adanya jika kamu tidak bisa, sehingga temanmu tidak akan menunggu terlalu lama. 5. Jujurlah terhadap temanmu Ketika kamu tidak bisa memenuhi permintaan temanmu, pasti kamu memiliki alasan dibaliknya. Berikanlah alasan yang jujur, mengapa kamu tidak bisa menerima ajakan temanmu. Dengan begitu, ia pasti juga akan paham terhadap posisimu. Kejujuran juga mampu mencegah kesalahpahaman yang ada antara kamu dengan temanmu. Jika kamu memang tidak bisa memenuhi ajakan temanmu, sesekali memberikan penolakan terhadap teman itu tidak masalah. Selama kamu dapat menjelaskan alasan yang jelas. Jangan takut jika nantinya temanmu akan marah atau kecewa. Karena seorang teman pasti dapat memahami situasi seperti itu.

cara menolak saudara meminjam motor