Menerapkanalat ukur mekanik serta fungsinya; Menerapkan alat ukur mekanik serta fungsinya Disukai Diunduh 10 Dilihat 36. daring. Penulis: HAZMI BOBBY ZUHDI NASUTION : Diterbitkan: 15 Juli 2021 10:00 : Jenjang: SMK/MAK : Kelas: 10 : Mapel: Teknik Otomotif DaftarIsi [ hide] 1 Pengertian Alat Ukur Elektrik. 2 Jenis Alat Ukur Elektrik. 2.1 Voltmeter - Pengukur Tegangan. 2.2 Ampere Meter - Pengukur Arus. 2.3 Frekuensi Meter - Pencatat Frekuensi. 2.4 Multimeter - Tegangan Listrik, Resistansi, Arus Listrik. 2.5 Watt Meter - Penghitung Daya. 2.6 Ohm Meter - Penilai Hambatan. KD3.6 Menerapkan alat ukur elektrik serta fungsinya 3.6.1 Menerangkan macam macam alat ukur elektrik 3.6.2 Menerapkan jenis-jenis alat ukur elektrik KD 4.6 Menggunakan alal-alat ukur elektrik 4.6.1 Mengikuti penggunaan macam-macam alat ukur elektrik berdasarkan contoh 4.6.2 Mendemontrasikan macam-macam alat ukur elektrik berdasarkan tugas AlatUkur Elektrik Otomotif - Dalam dunia otomotif, ada dua jenis alat ukur yang kita tahu yaitu alat ukur mekanik dan alat ukur elektrik. Alat ukur otomotif yang menggunakan elektronik memang sangat diperlukan di era digital seperti sekarang ini. Ada banyak macam alat ukur elektrik sesuai fungsi dan kegunaanya, untuk itu dikesempatan kali ini Spbukita [] Alatukur elektrik adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur besaran besaran listrik yaitu arus, voltase, dan hambatan. Besaran listrik ini banyak digunakan pada rangkaian kelistrikan kendaraan. Alat ukur elektrik sangat berperan untuk mengetahui kerja dari rangkaian kelistrikan yang digunakan pada kendaraan. Alatukur listrik merupakan kendaraan yang dimanfaatkan untuk mendapati besaran elektrik, seperti larangan, arus elektrik dan selalu beda terpendam listrik. Lazimnya terdapat perut macam kendaraan ukur buat listrik, yakni analog serta juga digital. Jenis serupa biasanya pemakai harus membaca sendiri patokan yang ditunjukkan oleh tusuk, sementara buat yang digital akan muncul secara otomatis. . Menerapkan Alat Ukur Elektrik Serta Fungsinya - Alat ukur elektrik adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur besaran-besaran listrik antara lain tegangan, kuat arus, dan hambatan/resistansi. Sebelumnya sudah dibahas mengenai alat ukur mekanik dan fungsinya, dan pada artikel kali ini pembahasannya adalah mengenai alat ukur elektrik karena keduanya merupakan bagian dari alat ukur yang sering digunakan dalam dunia otomotif. Pengertian Alat Ukur Elektrik Pengertian alat ukur elektrik adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur besaran besaran listrik yaitu hambatan, arus, dan tegangan listrik. Namun begitu, di dalam dunia otomotif, alat ukur elektrik ini lebih cenderung ditujukan kepada alat ukur yang bekerja secara elektrik menggunakan listrik dan digunakan untuk mengukur serta mendiagnosa kondisi mesin. Terdapat berbagai macam alat ukur elektrik yang biasa digunakan di bengkel otomotif. Tetapi untuk melakukan fungsinya dengan baik tiap alat ukur ini terdapat satu kesamaan yaitu alat ukur elektrik memerlukan daya listrik. Baik itu dari listrik sumber arus AC arus bolak balik misalnya listrik rumah maupun sumber arus DC arus searah dari baterai. Lalu apakah bedanya elektrik dan elektronik? Ok jadi kebanyakan dari kita masih kebingungan nih dalam membedakan antara elektrik dan elektronik. Jika kita merujuk pada KBBI bisa diketahui bahwa elektrik merupakan sebutan lain dari listrik dan elektronik merupakan sebutan untuk alat/benda yang bekerja berdasarkan prinsip elektronika. Berikut merupakan macam-macam alat ukur elektrik yang biasa digunakan di bengkel otomotif Ampere meter Ohm meter Watt meter Volt meter Multi meter Macam-macam Alat Ukur Elektrik beserta Fungsinya 1. Ampere meter Ampere meter Ampere meter adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur besarnya kuat arus listrik yang mengalir di dalam sebuah rangkaian Pada ampere meter biasanya terdapat skala untuk nilai ampere, mili ampere, dan mikro ampere. Fungsi Mengukur besar arus listrik dalam rangkaian 2. Volt meter Volt meter Volt meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur tegangan/beda potensial antara dua titik Volt meter merupakan galvano meter yang dirangkai seri dengan resistor berhambatan tinggi. Terdapat 2 jenis volt meter yaitu volt meter analog dan digital. Untuk volt meter analog biasanya terdapat pointer jarum penunjuk sebagai penunjuk dari nilai pengukuran. Sedangkan untuk volt meter digital menggunakan LCD. Kemampuan pengukuran pada volt meter terbatas, tergantung pada nilai maksimum yang tertera pada alat ukur tersebut. Fungsi Mengukur tegangan beda potensial 3. Ohm meter Ohm meter Ohm meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur hambatan listrik dan mengetahui nilai resistansi suatu beban elektronika, dan mengetes kontinuitas dari rangkaian seperti saklar, sikring fuse dll, apakah terputus atau merupakan rangkaian terbuka. Ohm meter menggunakan galvano meter untuk mengukur besarnya arus listrik yang lewat pada suatu hambatan listrik resistansi, kemudian dikalibrasikan ke satuan Ohm. Fungsi Mengukur hambatan listrik 4. Watt meter Watt meter Watt meter adalah instrumen pengukur daya listrik dalam satuan watt Watt meter pada dasarnya adalah penggabungan dari ampere meter dan volt meter, yang berfungsi untuk mengukur secara langsung daya yang terpakai pada suatu rangkaian listrik. Fungsi Mengukur daya listrik 5. Multimeter Multimeter analog Merupakan alat ukur elektronik yang multifungsi, dimana multimeter dapat digunakan sebagai ampere meter, volt meter, dan Ohm meter. Multimeter ini adalah alat ukur elektrik yang paling sering digunakan dalam dunia otomotif, khususnya untuk memeriksa semua komponen kelistrikan. Multimeter sering disebut juga AVO meter ataupun multitester. Multimeter terdiri dari 2 jenis yaitu multimeter analog dan multimeter digital. Jenis pengukuran dan nilai pengukuran dapat dipilih dengan memutarkan selector, dan hasil pembacaan akan ditampilkan pada skala angka yang terdapat pada display. berikut merupakan pengukuran yang biasa dilakukan di bengkel otomotif menggunakan multimeter Pengukuran tegangan baterai Kontinuitas Pengecekan fuse dan elektrikal, sensor-sensor dan aktuator pengukuran nilai hambatan kabel busi, kabel tegangan tinggi Berbagai pengecekan dalam sistem starter dan pengisian, dll. Fungsi Mengukur arus AC dan DC, mengukur tegangan, dan hambatan resistansi Jadi sekian pembahasan mengenai menerapkan alat ukur elektrik dan fungsinya, jadi sekarang kalian sudah tau jawabannya jika ada pertanyaan mengenai apa alat ukur tegangan listrik? atau alat ukur arus listrik, ataupun alat ukur hambatan listrik? ya secara singkat kalian bisa menjawab AVO meter. 0% found this document useful 0 votes0 views17 pagesOriginal Menerapkan alat ukur elektronik serta fungsinyaCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes0 views17 Menerapkan Alat Ukur Elektronik Serta FungsinyaOriginal Title Menerapkan alat ukur elektronik serta fungsinyaJump to Page You are on page 1of 17 You're Reading a Free Preview Pages 7 to 15 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. 0% found this document useful 0 votes269 views17 pagesOriginal Title7. Menerapkan Alat Ukur Elektronik Serta FungsinyaCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes269 views17 pagesMenerapkan Alat Ukur Elektronik Serta FungsinyaOriginal Title7. Menerapkan Alat Ukur Elektronik Serta FungsinyaJump to Page You are on page 1of 17 You're Reading a Free Preview Pages 7 to 15 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Alat Ukur Elektrik - Alat ukur elektrik adalah salah satu alat ukur yang digunakan dalam proses perawatan dan perbaikan kendaraan. Alat ukur elektrik adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur besaran besaran listrik yaitu arus, voltase, dan hambatan. Besaran listrik ini banyak digunakan pada rangkaian kelistrikan kendaraan. Alat ukur elektrik sangat berperan untuk mengetahui kerja dari rangkaian kelistrikan yang digunakan pada kendaraan. Dalam penggunaannya terdapat berbagai macam alat ukur elektrik. Hal ini dikarenakan terdapat berbagai besaran listrik yang harus dicek ketika proses perbaikan dan perawatan rangkaian kelistrikan kendaraan. Alat ukur elektrik juga mengalami berbagai perkembangan yang memunculkan berbagai alat ukur yang lebih praktis dan efisien. Alat ukur elektrik secara umum dibagi menjadi dua jenis. Jenis alat ukur elektrik ini yaitu alat ukur analog dan alat ukur digital. Alat ukur elektrik analog adalah alat ukur elektrik yang masih bersifat mekanis atau menggunakan jarum. Alat ukur digital adalah alat ukur yang sudah bekerja secara digital serta menggunakan layar untuk menampilkan hasil pengukuran. Mengingat banyak penggunaan pada bidang otomotif, maka alat ukur elektrik memiliki peranan yang sangat penting. Untuk lebih jelasnya mengenai alat ukur elektrik baik pengertian, macam, dan fungsinya akan dibahas pada artikel berikut ini. Pengertian Alat Ukur Elektrik Pengertian alat ukur elektrik adalah alat ukur yang berfungsi untuk mengukur besaran listrik yaitu arus I, voltase V, dan hambatan R. Besaran listrik ini digunakan untuk pemeriksaan dan perawatan rangkaian kelistrikan kendaraan. Macam-Macam Alat Ukur Elektrik Dan Fungsinya Terdapat beberapa jenis alat ukur elektrik yang banyak digunakan pada pemeriksaan dan perawatan kendaraan. Untuk lebih jelasnya berikut merupakan pembahasan mengenai macam alat ukur elektrik dan fungsinya. 1. Amperemeter Amperemeter adalah salah satu alat ukur elektrik yang digunakan untuk mengukur kuat arus baik direct current maupun alternating current. Amperemeter biasanya terdiri dari beberapa ukuran tergantung arus yang akan diukur. Amperemeter dipasang secara seri atau berderet dengan rangkaian yang akan diukur. Setelah itu hasil dapat dibaca pada angka yang ditunjuk jarum. 2. Ohmmeter Ohmmeter adalah salah satu alat ukur elektrik yang digunakan untuk mengukur besarnya hambatan pada suatu rangkaian. Hambatan merupakan besaran yang menahan arus listrik untuk mengalir. Hambatan disimbolkan dengan huruf R atau resistance. Alat ini terdapat galvanometer yang mengukur arus yang mengalir pada suatu hambatan kemudian dikalibrasikan ke ohm. Cara menggunakan ohmmeter sangat mudah yaitu memutuskan hubungan pada rangkaian arus listrik ke semua sumber tegangan untuk mencegah kerusakan pada alat ukur. Pastikan ohmmeter sudah dalam keadaan kalibrasi atau telah diset nol. Kemudian ukurlah tahanan dengan menyentuhkan probe ke satu ujung rangkaian dan probe lain ke ujung lainnya. Hasil pengukuran dapat dilihat pada jarum penunjuk. 3. Voltmeter Voltmeter adalah salah satu alat ukur elektrik yang digunakan untuk mengukur tegangan yang mengalir pada suatu rangkaian. Voltmeter dirangkai atau disusun secara paralel pada suatu rangkaian kelistrikan. Alat ini terdiri dari 3 lempengan yang mana dua lempengan luar merupakan Anoda dan lempengan tengah sebagai katoda. Lempengan ini dipasang pada sebuah bakelite dan dibungkus dengan tabung kaca atau plastik. Cara menggunakan yaitu dengan merangkai voltmeter pada rangkaian kelistrikan secara paralel, kemudian pastikan rangkaian terhubung dengan sumber. Hasil dapat dibaca pada jarum penunjuk. 4. Wattmeter Wattmeter adalah salah satu alat ukur elektrik yang digunakan untuk mengukur daya atau power yang ada pada suatu rangkaian. Daya merupakan perkalian antara voltase x arus. Daya ini digunakan untuk mensuplai arus listrik terhadap beban kelistrikan kendaraan. Apabila daya lebih rendah tentunya akan mengakibatkan berbagai permasalahan pada rangkaian kelistrikan kendaraan. 5. Multimeter Multimeter adalah salah satu alat ukur elektrik yang dapat mengukur tahanan, tegangan, arus, kapasitas, dan lain sebagainya. Hal ini sesuai dengan namanya yaitu multi yang berarti banyak atau bermacam-macam. Dalam penggunaannya terdapat dua multimeter yaitu analog dan digital. Multimeter memiliki seletor pada bagian tengah untuk memilih apa yang akan diukur kemudian hasil dapat dibaca pada jarum penunjuk sesuai dengan skala pengukuran yang dipilih. Alat ukur elektrik diatas merupakan alat ukur yang sering digunakan dalam proses perbaikan atau service kendaraan. Terdapat berbagai macam alat ukur elektrik yang memiliki penggunaan yang berbeda-beda. Untuk lebih jelas mengenai jenis alat ukur elektrik sudah dijelaskan diatas. Macam-macam Alat Ukur Elektrik dan Fungsinya - Alat ukur listrik merupakan jenis alat ukur yang berfungsi untuk mengukur tegangan, arus, dan hambatan listrik. Artikel ini akan membahas mengenai alat ukur listrik, yang merupakan salah satu jenis dari alat ukur yang sering digunakan dalam industri otomotif, setelah sebelumnya membahas mengenai alat ukur mekanik dan ukur listrik yang umum digunakan di bengkel otomotif memiliki beragam jenis, namun pada dasarnya memiliki persamaan yaitu memerlukan daya listrik untuk dapat berfungsi dengan baik. Sumber daya listrik dapat berasal dari arus bolak-balik AC, seperti listrik rumah, maupun arus searah DC, seperti dari apakah bedanya elektrik dan elektronik?That's correct! Elektrik atau listrik merujuk pada sifat dan perilaku aliran listrik dan medan listrik. Sementara itu, elektronik merujuk pada penggunaan listrik dan sifat-sifat elektronik dalam perancangan dan pengembangan perangkat elektronik, seperti komputer, ponsel, dan perangkat listrik lainnya. Dalam konteks alat ukur, alat ukur elektrik biasanya mengacu pada alat ukur yang mengukur besaran listrik, seperti tegangan, arus, dan resistansi, sementara alat ukur elektronik mengukur sinyal elektronik dalam perangkat elektronik seperti osiloskop dan multimeter bengkel otomotif, terdapat beragam jenis alat ukur elektrik yang umumnya digunakan untuk memperoleh hasil pengukuran yang akurat, antara lain Ampere meterOhm meterWatt meterVolt meterMulti meterBerikut adalah beberapa jenis alat ukur elektrik yang biasa digunakan di bengkel otomotif beserta fungsinya 1. Ampere meterAmpere meterAmpere meter digunakan untuk mengukur arus listrik yang mengalir dalam sebuah rangkaian. Alat ukur ini biasanya dilengkapi dengan skala untuk nilai ampere, miliampere, dan ampere meter adalah untuk mengukur besarnya arus listrik yang mengalir dalam sebuah rangkaian. Ampere meter biasanya dilengkapi dengan skala pengukuran yang mencakup satuan ampere, miliampere, dan Volt meterVolt meterVolt meter adalah alat pengukur yang berfungsi untuk mengukur perbedaan potensial atau tegangan listrik antara dua titik dalam sebuah rangkaian meter biasanya menggunakan galvanometer yang terhubung dengan resistor berhambatan dua jenis voltmeter yang umum digunakan, yaitu voltmeter analog dan voltmeter digital. Pada voltmeter analog, penunjuk pengukur terdiri dari sebuah jarum penunjuk yang menunjukkan nilai pengukuran pada skala yang diberikan. Sedangkan pada voltmeter digital, nilai pengukuran ditampilkan pada layar pengukuran pada volt meter terbatas dan ditentukan oleh rentang maksimum yang bisa diukur oleh alat tersebut. Misalnya, jika sebuah volt meter hanya mampu mengukur tegangan maksimum hingga 100 volt, maka pengguna tidak dapat menggunakan alat tersebut untuk mengukur tegangan yang lebih tinggi dari 100 volt. Oleh karena itu, sebelum menggunakan volt meter, pengguna harus memastikan bahwa rentang pengukuran volt meter yang akan digunakan sesuai dengan besaran tegangan yang akan beda potensial atau tegangan merupakan fungsi utama dari alat ukur volt meter3. Ohm meterOhm meterAlat yang bernama ohm meter berfungsi untuk mengukur nilai hambatan listrik atau resistansi suatu beban elektronik, serta dapat digunakan untuk menguji kontinuitas dari rangkaian seperti saklar, sikring fuse, dan sebagainya, untuk mengetahui apakah rangkaian tersebut terputus atau merupakan rangkaian meter digunakan pada ohm meter untuk mendeteksi arus listrik yang mengalir melalui sebuah hambatan listrik resistansi dan mengukur besarnya arus tersebut, yang kemudian dikonversi ke dalam satuan ohm melalui kalibrasi alat Mengukur hambatan listrik 4. Watt meterWatt meterwatt meter berfungsi untuk mengukur besarnya daya listrik dalam satuan watt pada suatu rangkaian ini dirancang dengan cara menggabungkan dua alat ukur yaitu ampere meter dan volt meter, sehingga dapat mengukur arus dan tegangan secara langsung. Dengan mengalikan nilai arus dan tegangan, watt meter dapat menghitung daya yang terpakai pada suatu beban listrik. Dengan demikian, watt meter dapat digunakan untuk mengukur efisiensi konsumsi daya suatu peralatan Mengukur daya listrik5. MultimeterMultimeter analogAlat ukur elektronik yang serbaguna adalah multimeter, yang dapat berfungsi sebagai ampere meter, volt meter, dan Ohm meter. Multimeter ini sangat penting dalam bidang otomotif, karena dapat digunakan untuk menguji semua komponen kelistrikan. Selain itu, multimeter juga sering disebut sebagai AVO meter atau dunia alat ukur elektrik, multimeter terdiri dari dua jenis utama, yaitu multimeter analog dan multimeter digital. Jenis pengukuran dan nilai pengukuran dapat dipilih dengan memutarkan selector, dan hasil pembacaan akan ditampilkan pada skala angka yang terdapat pada merupakan pengukuran yang biasa dilakukan di bengkel otomotif menggunakan multimeterPengukuran tegangan bateraiKontinuitasPengecekan fuse dan elektrikal, sensor-sensor dan aktuatorpengukuran nilai hambatan kabel busi, kabel tegangan tinggiBerbagai pengecekan dalam sistem starter dan pengisian, Mengukur arus AC dan DC, mengukur tegangan, dan hambatan resistansiUntuk mengetahui lebih lanjut tentang AVO Meter klik meter atau multimeter memang merupakan alat ukur elektrik yang multifungsi dan dapat digunakan untuk mengukur tegangan listrik, arus listrik, dan hambatan listrik. Dengan memiliki pemahaman mengenai alat ukur elektrik dan fungsinya, kita dapat lebih mudah melakukan perbaikan atau pengecekan pada komponen kelistrikan kendaraan. Namun, perlu diingat juga bahwa penggunaan alat ukur elektrik memerlukan kehati-hatian dan keahlian khusus agar tidak terjadi kesalahan pengukuran atau bahkan bahaya kasih, semoga informasi tersebut bermanfaat bagi pembaca. Jangan ragu untuk mencari tahu lebih banyak mengenai alat ukur elektrik dan teknologi lainnya di

menerapkan alat ukur elektrik serta fungsinya