Setelahberwisata di Macau, kami melanjutkan perjalanan ke Hongkong. Perjalanan kami menggunakan kapal ferry. Hampir semua hotel di Macau menyediakan kendaraan antar-jemput ke terminal ferry secara gratis. 2010 December 2, 2012 Hongkong, Jalan hemat, Macau, Shenzhen, Singapura 9 Comments. Perjalanan Wisata ke Singapore - Macau
3 : Macau, Symphony of Light, Nathan Road Perjalanan hari ini dimulai jam 7.20 pagi (waktu Hong Kong) dari rencana semula jam 7.00. Destination :
Mohonmaklum, karena kami membeli tiket hemat, maka jadwal penerbangannya pun hemat pula!, artinya jam 3 pagi udah serah terima kunci ama kuncen Hotel 81 Chinatown! Malam sebelumnya saya sempat khawatir mengenai ketersediaan taxi. Sempat dua kali menanyakan hal ini kepada receptionist hotel.
JalanJajan Hemat November 14, 2011 September 4, 2017 Itinerary, jalan-jalan, Macau, Museum, Travel, traveling, Wisata 11 Comments Tempat Wisata di Macau bagian ke-3 Read more Perjalanan Wisata ke Singapore - Macau - Hongkong - Shenzhen Part 4
Berikutadalah tips lainnya agar liburan Anda di Hong Kong lebih hemat. Kunjungi Tempat Wisata Gratis. Hong Kong memiliki berbagai tempat wisata gratis namun tetap menarik untuk dikunjungi, seperti berfoto dengan tokoh-tokoh ternama di Avenue of Stars,bersantai di à Victoria Park, hingga belajar sejarah Hong Kong di Hong Kong Heritage Museum
9Lokasi Wisata Murah ke Hongkong dan 4 Cara Hemat Wisata ke Hongkong - Anda tau? Hong Kong adalah salah satu kota yang paling mahal di dunia, dalam hal apapun. Namun, tenang, di antara jajaran hotel mewah, butik mahal dan restoran kelas atas pasti juga menawarkan tempat-tempat seperti murah motel, losmen, hostel atau tersembunyi.
. Cina, Anhui, Hong Kong - Jalan-jalan ke Hong Kong sambil merayakan Imlek pasti seru! Tapi tahukah Anda bagaimana caranya jalan-jalan ke Hong Kong tanpa membuat kantung jebol? Ikuti 5 5 kiat jalan-jalan hemat ke Hong Kong yang dihimpun detiktravel, Senin 9/1/20121. Cari Tiket MurahSebaiknya Anda sudah memesan tiket pesawat, jauh-jauh hari sebelum berangkat. Biasanya, pesawat menyediakan tiket promo untuk bulan-bulan tertentu. Sayangnya, kursi yang dijual untuk tiket promo ini sangat sedikit dengan peminat yang banyak. Oleh karena itu, Anda harus segera mencari tahu kapan promo dimulai, dan membookingnya. Jangan lupa juga untuk memesan tiket pulang, agar tidak perlu repot-repot mencari ketika akan pulang. 2. Pilih MTR daripada taksiBegitu tiba di Hong Kong, hindari bepergian menggunakan taksi. Ini bisa membuat kantung Anda jebol. Sebaiknya, gunakan kendaraan umum untuk bepergian, seperti MTR, bus, ferry, dan tram. MTR adalah alat transportasi yang mirip dengan MRT di Singapura, hanya saja dikelola oleh perusahaan bernama MTR Corporation, jadi disebut MTR. Jalur MTR hampir bisa Anda temui di seluruh wilayah Hong Kong, termasuk jalur khusus menuju bandara. Biayanya juga murah, mulai dari HKD 3,6-22. Semua dihitung berdasarkan jarak. Jadi tidak perlu MTR, Anda juga bisa menggunakan ferry. Ferry ini dipakai untuk menyeberang dari Kowloon ke Central atau Wanchai, dan merupakan alat transportasi paling murah. Jika ingin naik ferry, Anda tidak perlu menunggu lama-lama, karena ferry tersedia setiap 10-20 menit, dengan waktu tempuh 15 menit. 3. Menginap di Tsim Tsa TsuiHal yang tak kalah penting harus Anda pikirkan ketika akan jalan-jalan ke Hong Kong adalah penginapan. Pintar-pintarlah dalam memilih tempat menginap. Datang saja ke daerah Tsim Tsa Tsui, di sana ada gedung murah yang cukup terkenal, yaitu Mirador Mansion. Di dalam gedung ini ada banyak puluhan hostel murah. Salah satunya adalah Cosmic Guest House. Harga sewa kamar di hostel ini adalah USD 34. Fasilitas yang bisa Anda dapatkan adalah free wifi. Yang lebih asyik lagi, pemiliknya ternyata bisa berbahasa Indonesia. Tertarik?4. Belanja murah di Ladies Market & Mong KokTak lengkap rasanya bila ke Hong Kong tanpa belanja. Anda bisa datang ke Nathan Road dan Ladies Market. Nathan Road adalah jalan yang berada di sepanjang distrik Kowloon. Di sini, ada ratusan tempat belanja murah dan menjadi tempat favorit para wisatawan. Begitu juga dengan Ladies di Nathan Road, Anda juga bisa berbelanja ke ladies market. Di sini, Anda bisa membeli aneka pernak-pernik khas Hong Kong. Jika ingin membeli alat elektronik murah, datang saja ke Mong Kok. Jangan lupa untuk menawar dan memeriksa barang, terkadang barang yang diterima cacat karena tidak diperiksa terlebih Rekreasi gratis di Victoria & Kowloon ParkUntuk menghemat pengeluaran, Anda bisa melakukan rekreasi murah selama di Hong Kong. Taman yang paling terkenal adalah Victoria Park. Di sini, para pekerja migran asal Indonesia biasa berkumpul, terutama di hari Minggu pagi. Fasilitas olah raga tersedia di taman ini, seperti lapangan tenis, kolam renang, lapangan olah raga dengan lantai keras, dan tempat lari Park juga bisa menjadi pilihan rekreasi yang asyik. Kowloon Park di Tsim Sha Tsui menawarkan kawasan hijau yang di dalamnya ada danau kecil, termasuk sebuah taman dengan gaya tradisional Cina, dan sebuah patung seni modern. Tidak hanya itu, berbagai burung yang beterbangan juga bisa Anda lihat di sini. Di sini juga tersedia kompleks olah raga yang terkenal dengan kolam renang air panas tertutup dan pusat olah raga di Hong Kong. gst/gst
Konten ini berisi iklan dan juga informasi mengenai aplikasi atau produk yang saya gunakan. Jadi, bersiaplah untuk menerima berbagai macam informasi mengenai aplikasi-aplikasi yang akan sangat membantu kamu semua saat ingin travelling. Ya! Baru-baru ini saya mendapat kesempatan untuk merasakan indahnya negara Hong Kong. Sebenarnya sudah banyak artikel-artikel yang membahas tentang jalan-jalan di Hong Kong dari yang mahal sampai yang low budget. Memang kalau jalan-jalan ke Hong Kong itu semuanya serba ada. Mau jalan-jalan mewah makan di restoran mahal atau jalan-jalan hemat cari penginapan murah, semuanya ada. Pertama-tama, saya membeli tiket di Traveloka karena ada promo yang luar biasa. Pulang pergi Hong Kong ā Jakarta harganya 2,4 juta-an. Caranya juga mudah, tinggal klik semuanya dari aplikasi Traveloka di smartphone kamu. Bisa klik di mana saja dan kapan saja. Kebetulan maskapai yang menyediakan penerbangan murah ini adalah Malaysia Airlines. Jadi, saya harus ke Kuala Lumpur dulu, baru kemudian ke Hong Kong. Ambil penerbangan dengan jam transit minimal jeda 1 jam karena bandara Kuala Lumpur ini cukup besar. Antar pintu gerbangnya dihubungkan dengan kereta yang biasanya tiba setiap 1 menit. Kalau memang mau transit dan mau berbelanja sejenar, pastikan kalau kamu memilih jam yang sangat berjauhan, misalnya 5 jam atau lebih. Kemudian, di Hong Kong pastinya saya juga mengunjungi tempat-tempat wisata yang terkenal seperti Disneyland, Ocean Park, Peak Tram, Ngong Ping, dan lainnya. Harga tiket ke tempat-tempat wisata ini memang cukup mahal. Selain itu, antrean di pintu masuknya juga biasanya sudah padat. Tapi, tidak perlu khawatir akan hal ini karena ada aplikasi yang bernama Klook. Aplikasi ini menyediakan tiket-tiket wahana rekreasi, khususnya Hong Kong dengan harga yang miring. Untuk membeli tiket di Klook, anda perlu memperhatikan jam dan hari karena harganya bisa berubah-berubah setiap harinya. Selain itu, setiap harinya juga ada batas pembelian. Setelah membelinya, maka anda akan mendapat e-ticket di e-mail anda. Saran, sebaiknya di print dahulu agar lebih memudahkan penukaran saat di pintu masuk. Oh ya, keunggulan membeli di Klook selain harga miring adalah, anda tidak perlu antre untuk membeli tiket lagi. Sekian informasi tentang cara pergi ke Hong Kong dengan cepat dan hemat. Untuk review saat di Hong Kong bisa ditunggu di postingan berikutnya ya. Hehe⦠Post navigation
JALAN-JALAN HEMAT KELILING LONDON! Siapa yang tidak mau jika diberi kesempatan conference sekaligus berlibur ke negara impian? Siapa yang tidak mau berlibur saat musim dingin di London? Yes, semua itu baru saja saya lakukan di Negara yang menjadi impian saya yaitu, Inggris tepatnya di kota London. Selama 6 hari saja berada di kota yang katanya cukup mahal ini untuk mengeksplor semua yang ada di dalamnya. London adalah kota yang sangat cantik, artistic, dan indah menurut saya. Arsiterktur bangunan lama yang megah dan detil membuat saya semakin jatuh hati untuk tinggal di kota ini. Alhamdulillahirabbilalamin, saya di beri kesempatan untuk melihat dan merasakan nikmatnya kota ini. Perjalanan dimulai dari Jakarta transit di Kuala Lumpur dan langsung menuju London Heathrow, jika ditotal saya menghabiskan 17 Jam di perjalanan dari Jakarta menuju London. Saya menggunakan maskapai Negara tetangga dan ternyata wow cukup hebat dengan fasiitasnya dan pesawatnya 2 tingkat. Setelah perjalanan yang cukup melelahkan, akhirnya saya tiba di Heathrow! Bandara ini sangat besar dan memilik 5 terminal, saya turun di terminal 4 yang merupakan terminal internasional. Bandara ini sudah terhubungan dengan kereta bawah tanah yang disebut ātubeā di London. Day 1 Hal pertama yang saya lakukan adalah membeli Oyster Card, kartu ini berfungsi untuk menaiki tube atau bis secara gratis, terdapat banyak pilihan, mau yang 1 hari, 3 hari atau 7 hari dengan harga dan zona yang bermacam-macam. Saran saya jika mau lengkap belilah hingga zona 6, seperti saya yang membelinya dengan harga 50 Poundsterling/Pounds. Setelah itu saya menaiki tube dan menuju Kingās Cross tempat dimana saya stay yang merupakan Piccadily line. Line ini menurut saya adalah line yang menghubungkan ke semua arah, karena letaknya berada di tengah-tengah dan membelah kota London. Perjalanan dari Heathrow menuju Kingās Cross memakan waktu 1 jam karena banyaknya stasiun yang di lalui, setelah sampai saya langsung menuju pintu exit yang disarankan oleh pihak hostel. Begitu keluar dari stasiun tube, udara London langsung menerpa saya dan merasakan malamnya yang sangat indah. Alunan music yang diiringi para pemusik jalanan dan sibuknya jalanan kota London membuat saya semakin yakin bahwa this is one of my dream city. Hostel saya hanya berjarak 10 menit dari Kingās cross dan ini merupakan salah satu hostel yang ratingnya bagus. Namanya Clink 78 Hostel London, bisa dibooking melalui situs atau Anyway, ini sudah include sarapan dengan harga mulai dari per malam. Malam hamper habis, begitupun perut saya juga hamper habis⦠isinya⦠Saya menuju restaurant yang penuh dengan orang Inggris yaitu The Five Guys, letaknya strategis dan persis di depan stasiun Kingās Cross. Saya menghabiskan 8 Pounds, untuk Burger, Kentang goreng, dan minuman ukuran besar. Rasanya enak banget, bener-bener gak ada kurangnya dikitpun. You should try then. Day 2 Petualangan kedua saya dimulai dengan Conference dari perusahaan terlebih dahulu sampai pukul 12 dan dilanjutkan dengan jalan-jalan versi on the spot.. eh salah maksudnya versi saya. Hari kedua saya fokuskan ke daerah yang penuh dengan keajaiban, yaitu Big Ben, Westminster Abbey, London Eye, dan juga Trafalgar Square. Bigben sangat memukau saat pertama kali dilihat, benar-benar bangunan yang tampak megah dan dilapisi warna coklatnya, di seberangnya tinggal berjalan kaki terdapat gereja Westminster yang juga tidak kalah megahnya dilapisi dengan warna abu-abu. Area ini memang ramai dengan turis karena spot satu tempat ke tempat yang lain sanat berdekatan. Setelah berkunjung dan berfoto ria di Westminter Abbey saya berjalan kaki melewati jembatan yang sering sekali menjadi temoat lokasi syuting film-film barat, jembatan ini mengantarkan saya menuju arah lawannya Bigben yaitu, London Eye. Ternyata minggu ini adlah hari liburnya orang eropa, sehingga daerah ini benar-benar padat dan banyak tawaran promo untuk menaiki atraksi yang ada di daerah tersebut. Saya tertarik dengan tawaran paket promo London Eye + Madame Tussauds + Shrek Adventure sebesar 50 Pounds, ini benar-benar menghemat 20 Pounds. Lumayan kan yang harusnya dapet 2 jadi dapet 3 wahana? J Akhirnya setelah membelinya, saya mulai memasuki wahana permainan yang pertama yaitu Shrek Adventure! Wahana ini cukup unik dikarenakan tidak ada di Indonesia, ceritanya adalah perjalanan mencari Shrek yang menaiki bus, menemui sleeping beauty, bertanya pada pinokio dan masih banyak lagi. Didalamnya tidak boleh mengambil gambar, sehingga tidak ada dokumentasi dalam wahana permainan ini hehe. Setelah selesai, saya langsung menyebrang ke wahana yang kedua karena waktu sudah cukup sore yaitu London Eye. Kalau ini tidak boleh terlewatkan karena merupakan icon dari kota yang sangat cantik ini. Menaiki London Eye butuh kesabaran karena super duper ngantri tapi tenang saja.. cepat kok antriannya. Setelah menunggu kurang lebih 20 menit, akhirnya saya menaiki gelas kaca yang cukup untuk 15 orang kayaknya. Semuanya terbuat dari kaca sehingga bisa melihat kota London dari sudut manapun, saya mengambil foto dari sisi barat, timur, tenggara, dan bahkan hampir di setiap sudut hahaha. London eye memang sangat cantik tetapi waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore sehingga matahari sudah hampir lelah, alhasil saya juga siap-siap kembali ke hostel sekaligus mencari makan malam. Sambil menuju kingscross saya sambal melihat kanan-kiri restoran mana yang menjadi sasaran malam mini.. dan ternyata tujuan saya jatuh pada Indian Lounge, resto India yang jadi rekomendasi trip advisor ini sudah membuat lidah saya bergoyang. Ketika masuk dan duduk, ternyata tempat ini cukup fancy dan harga cukup membuat kantong terkuras hahaha.. bayangkan saja untuk 1 orang menghabiskan 30 Pounds atau sekitar Rupiah untuk 1 Nasi Biryani, chicken tika, salad dan 2 air mineral⦠cukup mahal dan cukup sekian untuk malam kedua ini karena saya lelah dan kembali ke hotel. DAY 3 Perjalanan hari ini akan di sponsori oleh Hop-on Hop-off bus! Kenapa saya menggunakan ini? Karena saya tidak mau ada satu tempat wisata di London yang kelewatan oleh saya. Keuntungan lainnya adalah saya bisa naik turun sesuka saya dan juga disediakan fasilitas wi-fi di dalam busnya. Yang lebih bahagianya lagi adalah saya membeli untuk 1 hari dan ternyata diberi bonus untuk 2 hari. Alhasil saya makin merasa tidak rugi. Perjalanan dimulai dari Trafalgar square, saya menaiki bus ini dan turun di Horse Guard Parade dikarenakan ingin melihat upacara pergantian penjaga yang cukup unik, karena tekat sedikit akhirnya saya berfoto ria saja bersama penjaganya.. hehehe.. Ternyata Horse Guard Parade ini cukup luas, dibelakangnya terdapat lapangan yang luas. Setelah puas berfoto saya kembali menaiki busnya dan berencana mengelilingi kota London terlebih dahulu. Manfaat dari Hop-on Hop-off adalah kita dapat mengunjungi tempat wisata yang ada di hampir semua belahan kota London. Setelah saya memutarkan 1 ronde rute bus ini, tujuan saya adalah turun di Tower Bridge of London dan London Castle, sangat menarik. Ketika saya turun saya tidak terfikir bahwa jembatan dan bangunan ini sangat megah, benar-benar membawa saya kembali ke zaman kerjaan dulu kala. Saya berfoto menyebrangi jembatan ini dan juga mencicipi salah satu makanan sejenis kacang yang rasanya cukup enak dan menghangatkan tubuh. Lumayan dingin-dingin ada yang menghangatkan hahaha.. Setelah berfoto ria saya kembali menuju ke London Castle, dari luar sudah tampak antrian yang sangat panjang untuk memasuki tempat wisata ini. Setelah menempuh antrian yang cukup panjang akhirnya saya masuk dan mulai melihat kemegahan isi yang ada didalam istana ini dengan menghabiskan waktu sekitar 2 jam yang kurang untuk melihat semuanya secara detail. Setelah puas didalam, akhirnya perut sayapun kelaparan. Saya memilih untuk makan sesuai itinerary saya, yaitu Jamie Italianās! Ini adalah salah satu restoran milik koki ternama di Inggris namanya Jamie Olivier. Gampang banget tempatnya, ini jadi sebelahan sama Hilton Hotel yang ada di seberang London Castle Harus meyebrangi tower bridge of London dulu ya. Harga makanannya juga sangat worth it, yaitu 25 Pounds untuk 3 menu Starter, Main Course, and Dessert + Drink. Enakkan kan? Dan kalo menanyakan rasanya udah pasti jawabannya āMaknyussssā Makan sudah, foto sudah, apalagi ya yang belum? Ohiya, saya baru inget kalo masih punya tiket madame tussauds London!!! Alhasil, saya memutuskan untuk mengisi sore ini dengan menuju ke Madame Tussauds langsung menggunakan tube. Perjalanan ke Madame Tussauds memakan waktu 20 menit, karena sudah 1 line dengan tube yang ada di dekat Jamie Italianās. Sampai sudah saya di depan tube madame tussauds, langsung saja saya masuk dan menukarnya dengan tiket yang baru. Antrian panjang juga terjadi lagi dan lagi-lagi dikarenakan liburan. Akan tetapi, orangnya lebih beragam dari berbagai Negara, bahkan sekolompok tour dari Indonesia juga ada ā ada temen juga ya akhirnya hahaha.. Seperti biasa, saya berfoto-foto dengan replika lilin dari artis-artis ternama dan yang paling menakjubkan adalah ada patung Nelson Mandela yang menggunakan batik!! Sebagai Duta Batik bagaimana tidak bangga ada patung orang luar yang menggunakannya. Well, karena saya ingin bertemu dengan kawan PPI Persatuan Pelajar Indonesia akhirnya saya tidak begitu lama dan lagian dalamnya ternyata tidak begitu jauh dengan yang ada di Bangkok atau Shanghai. Saya menaiki Hop-on Hop-off kembali dan menuju Regent Street. Jalan ini adalah jalan yang dikelilingi took-toko fashion, dari mulai kepala hingga kaki ada! Harganya? Jauh lebih murah disini dibandingkan di Indonesia. Sambil menunggu kedatangan teman saya, akhirnya saya berjalan-jalan sedikit saja disekitaran sini. Bener-bener jauh lebih murah lho, saya menemukan baju di salah satu brand yang harganya 1 juta dan disini cuma 400rb saja. Alhasil saya beli juga deh ya p Berjalan-jalan memang tak mengenal waktu, setelah 30 menit akhirnya kawan saya pun datang dan akhirnya saya diajak ke China Town yang memang tidak jauh dari Regent Street tersebut. Saya diajak makan di salah satu restoran china yang all you can eatā dan saya langsung tersontak āINI BARU MAKAAAAAAAAN! HAHAHAHAā makan cuma 8 Pounds dan sepuasnya + ketemu nasi. Nikmat maka yang kau dustakan? J Makan sampe kenyang dengan piring yang sama ini menjadi prinsip dari restoran ini dan ternyata tidak cuma satu restoran saja, ada beberapa restoran seperti ini di China Town London.. Ah besok-besok makan disini lagi aja! Day 4 Hari 4 ini diisi dengan liburan menuju tempat-tempat bersejarah ā2ā kenapa pake 2? Karena ini hari kedua untuk hari-hari tempat wisata bersejarah hahaha.. Tujuan pertama saya adalah ke St. Paul Cathderal, gereja ini juga dilewati dengan jalur Ho-on Hop-off jadi yasudah saya tinggal menikmati saja rasa percuma yang diberikan kemarin untuk tiket ini selama dua hari. Setelah perjalanan yang cukup lama sekitar 20 menit akhirnya saya turun di gereja yang sangat megah ini, saya berfoto diluar gerejanya karena memang pilar dan arsitektur dari gereja ini benar-benar memukau. Saya berencana untuk masuk ke dalam karena dibuku dituliskan gratis untuk masuk ke dalamnya, tetapi tiba-tiba saya disuruh bayar! Dan bayarnnya cukup mahal untuk sebuah gereja, yaitu 8 Pounds. Saya langsung menolaknya dan keluar saja. Jadi usul punya usul, ternyata dahulu kala gereja ini tidak bayar akan tetapi karena makin kesini makin banyak orang baik turis local maupun turis asing datang untuk melihat, akhirnya dijadikannya pungutan bayaran untuk memasuki gereja ini. Karena perut sudah keroncongan juga, akhirnya saya memutuskan untuk mencari makan dulu. Karena saya ingat, ada restoran yang ingin saya coba di dekat London Eye, berangkatlah kesana dengan menggunakan Hop-on Hop off lagi. Saya turun persis di station untuk London Eye dan berjalan sedikit ke restoran ini. Fast food restoran ini lumayan cukup murah dengan porsi yang segede gaban ā Harganya adalah 8 Pounds untuk fish and cips atau chicken and chips atau sausages and chips. Ohiya, jangan lupa kalau bepergian itu membawa saus sambal dari Indonesia bagi yang suka pedas karena orang luar jarang yang suka peds sehingga mereka kebanyakan adanya saus tomat. So, kalo saya sih selalu membawa sambel sachet-an biar rasanya lebih nagih hahahaha.. Anyway, setelah perut terisi dengan makanan yang tidak sehat tadi, saya langsung menyebrang untuk mengambil gambar di sisi lain dari Big Ben yaitu dari jembatan penyebrangannya. Lumayan lah ya untuk stok foto dari sisi yang berbeda. Sehabis itu saya langsung berjalanan kaki menuju Websminter Abbey, ini adalah gereja tua di dekat Bigben yang berada di tengah kota. Satu kata sangat bagus. Bener-bener bagus sih kalo menurut saya karena memang dari luar sudah keliatan megah sekali. Puas melihat dan berfoto-foto dengan Websminster Abbey, saya langsung menaiki Hop-on Hop-off lagi menuju Hyde Park yang cukup jauh dari pusat kota. Taman ini sangat terkenal oleh orang Inggris untuk bersantai ria, ngobrol-ngobrol, atau bahkan piknik. Ketika sampai, benar saja! Taman ini begitu luas dan hijau seperti yang ada di film-film drama Inggris haha.. saya seketika langsung duduk di rumput yang sangat segar itu dan berfikir sejenak kalau di Indonesia ada, pasti setiap pulang kantor atau kuliah saya langsung kesini tapi kalopun ada paling isinya alay-alay atau dibuat pacaran ya? Hahaha.. Karena mengejar waktu untuk mengunjungi Kensington Palace, saya langsung bergegas untuk menaiki hop-on hop-off kembali dan benar saja bus yang saya naiki adalah bus terakhir yang beroperasi pada hari itu. Saya turun di pemberhentian bus Kensington Palace dan bergegas menuju areanya. Ternyata, tempat ini sangat luas karena terdiri dari tamannya juga. Taman disini juga sangat indah, terdapat kolam besar yang dilengkapi angsa-angsa putih yang cantik dan juga banyak sekali keluarga yang sedang membawa anak-anaknya bermain bola, basket, dan lain-lain. Ketika sampai di depannya istana ini sudah tutup. Jadi yasudah foto saja di depannya. Kensington Palace ini juga salah satu destinasi turis yang cukup terkenal dan masuk di daftar list trip advisor. Hari sudah menunjukkan pukul saya menuju stasiun tube yang berada di dekat situ dan menuju kembali ke are hostel Kingās Cross Station. Day 5 Perjalanan pada hari ini di dedikasikan untuk stadium tour karena siapa yang tidak kenal club bola yang berasal dari Inggris? Chelsea? Manchester United? Manchester City? Arsenal? Wah banyak lah ya pokoknya. Tujuan saya adalah atleast saya memasuki atau mengikuti salah satu dari stadium tour nya mereka. Tujuan utama saya adalah ke Emirates Stadium yaitu kandang dari Arsenal, stasiun dari stadion ini namanya sama yaitu Arsenal Stasion. Kalau dari hostel saya tinggal naik Piccadily line dan turun di stasiun ini, tidak jauh kok. Perjalanan memakan waktu sekitar 15 menit dan sampai di stasiunnya, setelah turun nanti langsung ikutin saja petunjuknya. Yang pasti keluar stasiun itu ke kanan dan ikutin jalan aja nanti juga ketemu sendiri stadionnya. Pertama kali melihat stadion ini, langsung saya terfikir kok kalau orang luar punya selalu keren-keren yaā dan saya sendiri pun tidak menyangka akan berada di depan stadion ini. Langsung saja saya berfoto-foto dan mencari tahu lokasi stadion tournya.. Well, ternyata hari tidak berpihak padaku. Hari ini stadion tournya libur alias tutup. Yasudahlah ya, akhirnya saya berfoto saja di depannya, mengamati apapun yang ada di depannya, dan melihat semuanya dari luar ā Dari Arsenal, kita menuju warna yang berlawanan yaitu Biru! Yes benar, saya langsung menuju Stamford Bridge kandangnya Chelsea, lokasi stadion ini lumayan cukup jauh dari tempatny Arsenal. Harus berganti 2 stasion untuk mencapainya. Ketika saya turun di stasionnya, langsung banyak orang yang memakai baju biru dan membawa banner atau memakai syal Chelsea. Ternyata hari ini sedang ada pertandingan Chelsea melawan Manchester United. WAH KESEMPATAN YANG SANGAT JARANG! Tetapi tiket sudah habis terjual dari 2 hari yang lalu ternyata, ada calo yang jual tetapi harganya tidak masuk budget backpacker hahaha.. yaudah mau tidak mau saya hanya berfoto dari luar dan lagi-lagi tidak ada stadion tour karena sedan ada pertandingan.. Nasib ya nasib.. Saya menikmati keramaian yang ada di depan Stamford Bridge ini, seru sekali bisa menjadi bagian dari mereka, kehebohannya begitu terasa. Kegiatan setelah ini adalah saya kembali lagi ke Bigben untuk foto menggunakan batik, pasti pada bingung ya āBig Ben lagi Big Ben lagiā hahaha tapi ya emang gitu.. Pusat kotanya memang disitu-situ aja dan yang rame turis juga disitu-situ aja. Saya mengambil beberapa foto dan melanjutkan perjalanan di malam terakhir ini di Oxford Street dan Regent Street karena ingin membelikan beberapa titipan. Ternyata, toko-toko dijalan ini kalau hari libur tutupnya malah lebih cepat yaitu jam 6 sore, sedangkan kalo hari biasa tutupnya malah lebih malam yaitu jam 10. Lumayan cukup aneh ya haha.. yaudah saya menghabiskan waktu mengikuti keramaian yang ada di jalan situ dan memberhentikannya untuk makan malam di China town dengan makan resto all you can eat yang berbeda. Harganya 8,5 Pounds tapi makananya macam di Hanamasa, enak-enak banget hahaha.. Day 6 Hari Senin tanggal 24 Oktober 2016, saya bangun sangat pagi untuk packing semua barang saya karena flight saya kembali ke Indonesia akan berada pada pukul waktu bagian London. Saya bergegas untuk sarapan dan mendatangi Konferensi hari terakhir yang mulai pukul 8 pagi di Farrer and Co. Pekerjaan sepert ini yang saya suka, kerja sambal liburan memang menyenangkan sekali ya hahaha.. selesai conference sekitar pukul WIB saya bergegas ke Victoria Station karena saya sudah membeli tuket menuju Harry Potter oukul Karen letak Harry Potter ini bukan berada di kota London sehingga saya harus naik bus dulu sekitar 1 jam Watford tetapi tenang saja, tiket seharga 66 Pounds ini sudah termasuk tiket bus pulang-pergi kok. Harry Potter Musuem ini adalah tempat asal-usul dan pembuatan film harry potter dari awal hingga akhir. Tempat ini sangat ramai dikunjungi turis, bayangkan saya harus memesan seminggu sebelumnya untuk membeli tiketnya dikarenakan minatnya begitu tinggi dan sangat jarang di dunia ini. Jadi, menurut saya mumpung ke London ya sekalian aja.. kapan lagi kesini yak an. Sesampainya di Harry Potter, saya langsung masuk dan mengantri. Ternyata, benar-benar menakjubkan sekali. Saya sampai tidak menyangka bahwa dalamnya akan seperti ini, benar-benar detail dan dijelaskan satu persatu dari mulai tokoh, adegan yang ini itu, dan juga tempat pembuatannya. Well, itās worth to visit guys! Ohiya, 1 tiket hanya diberi waktu maksimal 3 jam. Jadi gak bisa lama-lama di dalamnya yak arena gentian dengan orang lainnya dan jangan lupa minum Butter Beernya Harry Potter karena sangat jarang ditemukan dan cuma ada disini guys. Setelah 3 jam puas berfoto-foto saya langsung bergegas keluar menuju tempat bis dimana saya diturunukan untuk kembali ke kota London. Perjalanan kembali 1 jam dan diturunkan di stasiun yang sama. Saya menuju mall yang ada disebelah untuk makan malam karena waktu sudah menunjukkan pukul 1630, saya makan di salah satu resto Italy yang juga all you can eat. Ah! Benar-benar dewa missal makan dengan harga 8-9 Pounds tapi all you can eat, Benar-benar tidak merugikan kantong hahaha.. Saya makan Pizza dan Spaghetti dengan berbagai rasa sampai perut kenyang. Setelah puas mencicipi makanan yang ada di resto ini, saya langsung menuju hotel karena waktu sudah menunjukkan 1730 sementara flight saya jam Saya kembali ke hotelm mengambil koper dan menaiki Tube menuju bandara. Untungnya tube saya satu line dengan Heathrow jadinya tidak perlu transit-transit lagi hehe, Perjalanan memakan waktu 1 jam dan saya sampai sana pukul langsung check in dan juga mengantri di Imigrasi. Well, berakhirlah sudah petualangan saya di kota yang sangat Lovable ini. Iām definitely will come back here soon! See you London dan seisinya! š Rincian Pengeluaran Pesawat Jakarta ā KL IDR PP KL- London IDR PP Oyster card 50 Pounds Visa 130 USD Hostel 5 Malam IDR Makan Siang 40 Pounds 5 kali Makan Malam 54 Pounds 6 Kali Harry Potter 66 Pounds Wisata 1 paket 50 Pounds Total 6D5N All-in IDR *NB 1 USD 1 Pounds And Hereās my Itinerary! ITINERARY LONDON Day 1 Buckingham Palace National Gallery and Trafalgar Square Banqueting House Horse Guards Parade Big Ben and Parlement House Westminster Abbey Sea Life Aquarium London Eye Day 2 Bond Street Oxford Street Regent Street Lunch at Jamieās Itaian Covent Garden Covent Garden China town Dinner Day 3 Tennis Wimbledon Museum Chelsea Stadion ā Stamford Bridge Arsenal Stadion ā Emirates Stadion Wembley Stadion Day 4 Tower Bridge Tower of London Kensington Palace Kensington Garden Harrods Hyde Park Day 5 Natural History Museum Science Museum Victoria and Albert Museum British Museum St. Paul Cathedral Day 6 Cutty Stark Painted Hall The Queenās House National Maritime House Royal Observatory Greenwich Garden
jalan jalan hemat ke hongkong